KUPU-KUPU MERAH JAMBU



KUPU-KUPU MERAH JAMBU

Pada senja yang memerah
Ia terbang menangkap cahaya
Sayap-sayap tersingkap
Membentuk senyum sahaja

Bukan,
Bukan tentang ia yang menggali perigi sunyi
Bukan tentang ia yang mengerutkan bibirnya
lalu menghilang jika asap mengendap di mana-mana
Bukan pula tentang ia yang manja-manja di beranda
Tapi tentang ia
: kupu-kupu merah jambu
yang menepi pada kuncup azalea

Ia bersenandung di balik tirai hujan
Berdizikir melnelusur rerimbun waktu
Pada kerling tasbih malam
Melukiskan kaligrafi cahaya
dari lampu-lampu dan etalase kota
Memahat nama yang tersimpan rapi dalam hati

Di mulut langit saga
Sayap bak gulungan ombak
Menari bersama lembutnya angin
Membangun harapan-harapan yang mencakar langit
Menjatuhkan mutiara mutiara bening
Di atas hijaunya rumput

Pada senja yang memerah
Ia setia menyulam doa
Menyimpan cinta dan rindu lepuh
Dalam mihrab-Nya


Bandung, 18 Mei 2015
Lina Fatinah