Peran "Nini Lengser"

Benar-benar peran yang sangat LUAR BIASA. 19 Mei 2011 menjadi sejarah untukku, bisa memerankan diri sebagai "nini lengser" - Nenek Lengser.

"Nini Lengser" itu bertugas untuk menyambut 'pengantin' (Siswa/i yang berprestasi di Sekolah) dalam rangka acara Paturay Tineung atau acara perpisahan di Sekolah angkatan Tahun 2011.
Hari itu dihadiri oleh Wakil Bupati Cianjur.

Berawal dari tawaran Guru di MAN Cianjur  yang menyuruhku untuk menjadi "Nini Lengser", awalnya hati menolak karena memang tidak mau dan sepertinya MALU. Ah, tapi di sisi lain aku memikirkan bahwa jangan menolak tawaran dari orang tua, dan itu Guruku. Jadi aku pun menerima tawaran itu.
Hampir setiap hari latihan untuk menjadi "Nini Lengser" di aula Sekolah, awalnya memang kaku, susah banget untuk membungkukan dan berjalan, dan malu karena teman-teman pada melihat dan yaaaa ada yang menertawakan juga. Tapi, ada tapinya nih.. menjadi "Nini Lengser" juga jadi pusat perhatian, ha-ha-ha
Karena sering latihan, membikin pinggang ini sakit. Sigh.
Lebih parahnya lagi di hari H. Ternyata, dari awal mulai akting menjadi "Nini Lengser" sembari diiringi dengan berbagai alat musik sunda, itu mencapai 1 Jam lebih. Wah.. benar-benar deh sakitnyaaaa PEGEL!

Saat aku berjalan menyambut 'pengantinnya' semua orang pada memegang kameranya, asyik juga sih banyak motret meski aku sedang menjadi nini lengser wkwkwk, dan yang bikin hidung ini terbang juga saat setelah selesai menjadi nini lengser, dan sedang berjalan menuju ruang ganti, ternyata ada siswi dan kakak tingkat yang meminta foto bareng, haha lumayan :D lol



Alhamdulillah bersyukur, pernah menjadi nini lengser, jadi tahu bagaimana wajah masa depanku :D