Tibalah hari-hari yang ditunggu dan yang akan membuat seluruh panitia lebih sibuk lagi.
Pagi, kami sudah stay di Bali World untuk menyambut para
peserta lomba yang baru sampai menaiki pesawat dari berbagai kota. Satu-satu
peserta lomba memenuhi perlengkapannya dan diantarkan ke kamar hotelnya
masing-masing.
“Subhanallah, mereka (para peserta) pasti
bangga bisa terpilih menjadi finalis Lomba Analisis Putusan Mahkamah Agung.
Orang tua, guru dan teman-teman tercintanya pun pasti ikut bahagia. Sungguh.
Kapan saya bisa seperti mereka?” menggerutup dalam hati.
Salah satu meja untuk
data perlengkapan peserta
Siang hari saya bersama
Arthur harus pergi ke FSH untuk mengambil data-data yang ada di sana. Saya pun
langsung berangkat ke kampus UIN ketika para peserta berdatangan satu-satu ke
hotel.
Ketika sampai di kampus
UIN, begitu ramai. Penuh dengan keluarga yang berdatngan mengantarkan yang
wisuda. Bibir tertarik membentuk senyum, saya membayangkan suatu hari ketika
wisuda dengan dihadiri keluarga besar.
Sesampainya di Fakultas
Syariah dan Hukum ternyata ada Dekan tercinta Prof. Dr. H. Oyo Sunaryo Muchlas
M.Si, saya pun sedikit berbincang dengannya.
Setelah selesai mengambil
data yang ada di FSH, saya langsung kembali ke hotel dan sejenak istirah
***
Sekitar pukul 17.00
(16/03/14) saya duduk bersama panitia lain untuk menunggu para peserta dan tamu
undangan.
Dan foto dulu sebelum memulai acaraSetelah semua para peserta menduduki kursi yang di aula, para tamu undangan sudah berdatangan dan menghadiri. Acara pun dimulai.
Dengan sambutan dari Rektor UIN SGD Bandung
(Prof. Deddy Ismatullah S.H., M.Hum)
Sambutan dari Manager
Australia Indonesia Partnership for Justice
Sambutan dan pembukaan
dengan pemukulan gong oleh Wakil ketua Mahkamah Agung
Lalu penyematan pin
kepada perwakilan peserta
Dilanjut dengan
pemberiaan penghargaan, masing-masing dari Rektor kepada Wakil Ketua MA dan
Ketua AIPJ, Dekan Fakultas Syariah dan Hukum kepada Wakil Ketua MA dan Ketua
AIPJ, Dekan Fakultas Hukum UNISBA kepada Wakil Ketua MA dan Ketua AIPJ.
Ini saat-saat Wakil Ketua
MA meninggalkan ruangan
| Mahasiswa UIN Malang bersalaman dengan Wakil Ketua MA |
| Mahasiswa UGM bersalaman dengan Wakil Ketua MA |
| Mahasiswa UIN SGD Bandung (Lina Fatinah) bersalaman dengan Wakil Ketua MA |
Lalu dilanjut dengan makan bersama
| Dari Kiri: Dekan FH UNISBA, Dekan FSH UIN SGD Bandung, Wakil Ketua MA, Wakil Rektor UIN |
| Tim AIPJ dan para dosen UIN |
| Wakil Dekan FSH dan Para Dosen |
| Dekan FSH UIN, Wakil Ketua MA, Wakil Rektor, Ketua LPAPP, Manager AIPJ |
Setelah makan, saya
berfoto bersama Rektor UIN SGD Bandung.
Setelah acara Opening Ceremony Lomba Analisis Putusan
Mahkamah Agung selesai. Saya langsung pergi ke Pondok Pesantren Sindangsari
Al-Jawami, karena malam itu saya tidak menginap di hotel. Lalu diantarkan oleh
Wakil Dekan Fakultas Syariah dan Hukum. Dalam perjalanan saya lagi-lagi
membicarakan planing kuliah ke luar
negeri, dan tentang perkuliahan. Beruntung sekali rasanya malam itu bisa
diantar langsung oleh Wakil Dekan, saya benar-benar merasakan kasih sayang
orang-orang Fakultas Syariah dan Hukum di sana, sebelumnya Dr. Denni dan Bapak
Hasan S.Ag., M.A pun memberikan perhatian ketika satu hari sebelum hari H saya
terjatuh sakit mereka menyuruhku istirahat lebih dan meminum obat.
Alhamdulillah saya telah dipertemukan dengan orang-orang yang hebat dan penuh
dan kasih sayang, mereka telah dikirimkan dari yang Maha Pengasih dan
Penyayang. Alhamdulillah.
Saya pun mengkatupkan pelupuk malam itu dengan tenang. Menunggu esok hari
kan datang menyapa.








