Sungguh, hanya dihadapan-Mu lah aku merasakan
ketenangan.
Ya Rabbi, maafkanlah atas segala khilaf yang pernah
hamba lakukan.
Sekarang, hati ini nelangsa, melompong, hamba tak
tahu arah. Ya Rabbi.. maafkanlah, maafkanlah..
Kuatkanlah hamba-Mu ini
Hingga kapan hamba akan membatin seperti ini?
Hamba tidak mengerti dengan semua ini. namun hamba
tahu, kau Maha Tahu, Kau Maha pemberi hadiah untuk hambaNya, kau Maha pmeberi
yang terbaik untuk hambaNya
Sungguh, jika kembali kepada-Mu akan menjadi hal
yang lebih baik, maka pertemukanlah aku dengan-Mu. Pertemukanlah,
pertemukanlah.
Jika waktuku masih banyak untuk mengindahkan
ibadahku kepada-Mu, maka kuatkanlah.. kuatkanlah.. kuatkanlah atas apa-apa yang
Kau berikan kepadaku yang membuat hati ini rapuh.
Ya Rabbi. Hamba hanya ingin bersama-Mu yang telah
menciptakanku ke dunia ini. ya Rabbi, jadikanlah hamba yang terbaik, tetapkan
hati hamba dalam iman islam-Mu, jangan sampai hati ini condong kepada perbuatan
yang sesat.
Ya Rabbi, jika hamba harus mengeluh akan hal ini,
Sungguh aku ingin meringkuk dihadapan-Mu, memeluk-Mu bahwa aku benar-benar
tidak sanggup, maafkanlah hamba-Mu ini yang sering mengeluh akan apa-apa yang
telah kau berikan terhadapaku
Maafkanlah, terkadang hamba lupa akan Ashma-Mu
Kuatkanlah. Kuatkanlah ya Rabbi. Kau yang telah
memberikan apa-apa yang telah terjadi, akan terjadi kepadaku