Memeluk Ramadhan

Ramadhan
Kau suci, berkah dan penuh kemenangan
Aku menikmatimu dengan seonggok tarian
dan nyanyian yang lepuh
Maaf aku tak sempurna menjadi kawan
Sekarang, sedih kurasakan
Kau kan pergi dan datang setahun kemudian

Dalam mihrab aku setia menyulam air mata
Memanjatkan doa, semoga dapat memeluk kembali
: menikmati kenikmatan bermuhasabah yang berlipat
Kedamaian yang menjelma, terbit fajar dan senja suci merona
Juga berkah yang berulang kala
Sehingga tegak kemenangan teguh dan lepuh.
Ramadhan; memelukmu dengan keimanan.


LF: 07/08/13 M - 29 Ramadhan 1434 H