23 November 2013 – Saya akan mengikuti Protocol Training yang diadakan oleh SEMA-FSH (SENAT MAHASISWA-FAKULTAS SYARIAH DAN HUKUM) yang bekerja sama dengan KPP (Korps Protocol Pramuka) UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Ketika bangun tidur, pagi itu pukul 05.00
sesaat aku lihat keluar jendela, tampak langit pagi yang menyambut dengan
senyuman hangat, terlintas dalam benak ingin lari pagi untuk mengawali sabtu
pagi ini agar tubuh sehat dan bugar. Aku pun langsung mengajak temanku Rizki
Mulia pergi untuk lari pagi. Sebelumnya aku beranjak untuk cuci muka dan sikat
gigi. Lalu mengganti pakaian dengan pakaian olah raga. Kami pun langsung pergi,
sebelum keluar gerbang asrama kami melakukan pemanasan beberapa menit. Dari
sana kami memulai jalan santai, sembari bersenggama dengan kabut, mulut pun
mengeluarkan kabut ketika berbicara. Karena hari itu saya akan ada acara, jadi
tidak bisa berlama-lama, jam 06.00 harus kembali ke asrama untuk persiapan
pergi mengikuti Training Protocol. Karena jalan yang ditempuh untuk lari banyak
lalu lalang kendaraan jadi kami hanya bisa jalan santai tidak lari seperti pada umumnya.
Tujuan ke pasar sehat, karena sekalian membeli kebutuhan. Setibanya di pasar
sehat kami menelusur jalan-jalan di sana, hanya beberapa menit kami langsung pergi
lagi, dan mencari tempat makan untuk sarapan. Akhirnya di tempat lontong kari
ayam, kupat tahu dan nasi kuning, kami duduk memesan kupat tahu dan nasi
kuning. Saat itu aku sedikit bercerita dan ini begitu intens. Pokoknya kami saling bertukar cerita hingga diakhiri dengan
pelukan (tanda terima kasih sudah berbagi cerita).
“Lina.. ini ponselmu bunyi terus, ada yang nelfon tuh” ucap temanku dari
kamar
“Yuk Ki” ucapku sembari masuk kamar
Lalu kuraih ponsel, ternyata ada belasan panggilan tak terjawab dan beberapa
pesan yang masuk, dan itu dari temanku yang sekarang akan sama-sama mengikuti
Protocol Training. Aku pun langsung bergegas mandi.
* * *
Malam itu, ketika
bintang-bintang menghiasi wajah langit bersama bulan. Aku baru saja selesai
ngaji di pondok, lalu rehat sembari melihat pesan yang masuk ke ponselku.
“Lina, kamu jadi delegasi
dari jurusan untuk mengikuti Protocol Training ya. Ajak temanmu satu orang
lagi” tulis Kak Redi (Ketua HIMA)
“Oh, boleh boleh. Saya
siap. Nanti saya hubungi temanku dulu Kak” balasku
Akhirnya aku mengajak
temanku Nuroh, karena melihat potensi keprotokolan darinya sewaktu duduk di
bangku SMA, tepatnya di MAN Cianjur.
* * *
Singkat cerita, kami berdua yang menjadi delegasi dari jurusan untuk mengikuti Protocol Training.
Pertama datang ke Fakultas, langsung disambut oleh tim protokoler dengan senyum manis dan pakaian yang rapi
Saat memasuki aula FSH, rasanya begitu istimewa dengan sambutan yang manis dari protokoler dan kursi pun sudah sedia dengan diberi nama "Lina Fatinah, Jurusan Muamalah"Hari pertama saya mendapatkan materi tentang keprotokolan dan MC.
Hari Kedua lebih fokus kepada praktek Master Of Ceremony
Protocol Training ini berlangsung dari mulai tanggal 22-23 November 2013
Dengan pembekalan yang cukup, peserta Protocol Training Se-Fakultas Syariah dan Hukum ini pun diberi mandat untuk mensukseskan acara Gebyar Fakultas Syariah dan Hukum yang akan datang beberapa minggu kemudian. Sungguh, tanggung jawab yang besar.
Kami pun merumuskan konsepan acara dari awal hingga akhir untuk acara Gebyar Fakultas Syariah dan Hukum








