Surat kecil untuk Allah

Kenapa tanganku jadi kaku dan gemetar saat menulis?
Aku tahu, aku sedang sakit. Hingga badan ini terkuras lemah. Tapi aku tidak ingin sampai tidak bisa menulis. Menulis kegiatan keseharianku. Dengan menulis aku bisa bebaskan semua kepenatan hati. Dengan menulis aku bisa curahkan hati, suara hati suara kehidupanku menari dalam harmoni aksara yang ku goreskan di kertas putihnya.
Sekarang tanganku kaku, gemetar, lemah teramat sangat lemah. Serasa lumpuh diri ini. Aku selalu memaksakan tanganku untuk menulis. Tapi tetap saja gemetar tangan ini. Hingga kesulitan untuk menulispun terus menghadang. Aku sedih, aku menangis. Tanganku tidak bisa menulis. Aku ingin cepat sembuh. Aku ingin bebas mengekspresikan diri, aku ingin kembali sekolah. Aku ingin belajar. Sebentar lagi UTS. Bagaimana bisa menyelesaikan semua soal-soal pelajaran, sedang aku tertinggal tidak pernah mempelajarinya? Aku hanya terbaring di Rumah Sakit, dan sekarang masih terbaring di kamarku. Aku tidak bisa melakukan apa-apa. Aku bosan.
Ya Allah.. Berikanlah kesehatan untukku, tolong berikan kesabaran untuk kekasih kecil-Mu ini.
Aku ingin berlari mengejar mimpi, menggapai ridho Ilahi.
Aku sadar, nikmatnya sehat itu sungguh berarti--sungguh berarti--sangat berarti.
Semua bisa kita lakukan jika kita sehat; badan, pikiran, semangat semua OK ! ^^
Tidak seperti aku yang sakit ini, makan di suap, menulis tidak kuat tidak ada daya dan upaya. Hatiku sudah tak tahan ingin cepat sembuh, ingin kembali seperti dulu. Selalu fit, semangat, mengerjakan semua aktifitas dengan selalu bugar.
Kapan aku sembuh?
Entahlah.. Ini kehendak dari Allah. Aku hanya terus meminta dibawah kalamNya. Semoga sakit yang ku rasa dapat meluruhkan segala dosa. Semoga inilah pertanda kasih sayang Tuhan Yang Maha Kuasa untuk aku yang tak berdaya.
Tuhan, aku hanya bisa meminta, meminta, dan meminta.
Kau yang menjadikan semua
Kau yang menghendakinya
Kun Faya Kun
Terjadi maka terjadilah.
Dari:
kekasih kecil-Mu
Lina Fathiinah
02/10/2011
12:45
***